Minyak light sweet diperdagangkan di level US$89 per barel di New York ditengah melemahnya data manufaktur US.
IHSG kemarin (3/12) ditutup naik 26,3 poin (+0,61%) ke level 4.302,44 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp34,32 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. TLKM, KLBF, BBRI, LPKR, dan MNCN.
Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.614 per Dollar AS.
Secara teknikal, kenaikan IHSG belum mampu membuat stochastic terhindar dari negatif area, sehingga MACD Histogram juga memberikan sinyal yang negatif.
Pada perdagangan hari ini (4/12) IHSG diperkirakan akan kembali mengalami sentimen mixed dengan kecenderungan negatif di kisaran 4,195-4,360 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. SMRA, INDY, dan APLN.
(etr/ang)
Sumber Artikel : <a href='http://mysmartfx.com/goto/5t>Klik






0 komentar:
Posting Komentar